+---------------------------------------------------------------+
Musikindo - Indonesian Music Sites
+------------------------------------------------------------------------+
Latest Comments:
Musikindo - Indonesian Music Sites
| Ini Baru Konser Sungguhan | ||
|
Padahal, menurut dia, semua konsernya benar-benar dilakukan secara serius. Namun, memang baru kali ini Anggun mengadakan konser di JCC, salah satu gedung yang dianggap sebagai tempat konser terbaik. "Anggapannya, kalau mau konser beneran, ya di JCC. Jadi, yang kemarin-kemarin itu bukan konser beneran," ujarnya lantas tertawa. Anak ke dua dari lima bersaudara itu mengaku deg-degan menghadapi konser tersebut. Anggun yang akan mengenakan baju karya desainer Eddie Betti dan Prio Oktaviano itu harus berusaha ekstrakeras untuk mengalahkan rasa tersebut. "Gimana nggak deg-degan, di sini semua orang kenal siapa saya, tahu gimana jelek baiknya saya," lanjut putri almarhum Darto Singo dan Dien Herdina tersebut. Karena itu, Anggun bakal menyajikan dirinya yang seutuhnya. "Saya memang sudah berubah, bukan lagi rocker yang suka pakai baret. Tapi, ya saya seperti inilah yang akan dibawa ke atas panggung nanti," ujar wanita kelahiran Jakarta, 29 April 1974, itu. Konser tersebut memang menjadi cita-cita Anggun sejak lama. Istri Louis Olivier Maury itu sudah menjadwalkan untuk mengadakan konser Februari lalu. Tapi, karena beragam hambatan, konser impiannya tersebut baru bisa terlaksana malam nanti. Untuk konser itu, Anggun menyiapkan 23 lagu. Lima di antaranya lagu hitsnya pada era 80 yang tampil baru di tangan Andy Ayunir dan Saunine. Misalnya, Tua-Tua Keladi, Mimpi, dan Matamu. "Pokoknya asyik habis, bakal pangling sama lagu-lagu itu," ujar duta Audemars Pigeaut. Sementara itu, sisanya adalah lagu-lagu yang diambil dari tiga buah album Inggrisnya, Snow On The Sahara, Chrysalis, dan Luminescence. Anggun menyiapkan satu mistery guest yang masih terus dirahasiakan hingga kini. "Wah, pokoknya rahasia. Untuk yang satu ini, saya nggak akan buka mulut," ujarnya. Spoke Person PBB untuk Tahun Mikrokedit itu tidak akan menggunakan penari atau berdansa layaknya Janet Jackson. Anggun akan mengusung gaya sendiri. "Saya nggak mau diatur koreografer, jangan harap ada penari di konser saya," imbuhnya. Menurut pihak promotor, Chtistopher Napitupulu, panggung untuk Anggun memang disiapkan spesial. Konsep yang diusung Jay Subiakto untuk konser Anggun adalah Glow in The Dark. "Anggun inginnya simpel, jadi nggak banyak ornamen imajinatif," papar pria yang menjabat sebagai managing director CN Communications itu. Soal jumlah penonton, Anggun tak perlu khawatir. Sejak pekan lalu, 1.200 tiket yang dijual dengan harga Rp 150 ribu habis terjual. "Tinggal yang VIP dengan harga Rp 750 ribu. Itu pun sudah hampir habis," kata Christopher sambil mengatakan bahwa konser tersebut menyediakan 4.500 kursi untuk penonton. |
||
|
Latest Comments:
| By @ 01 Jan 1970 07:00 Comment on: |
| By @ 01 Jan 1970 07:00 Comment on: |
| By @ 01 Jan 1970 07:00 Comment on: |
| By @ 01 Jan 1970 07:00 Comment on: |
| By @ 01 Jan 1970 07:00 Comment on: |
+---------------+
| Menu | |Headline News | |National | |International |
|Software |
|Instrument |
|Miscellaneous |
|Poll and Vote |
|Recomended Us |
|Search |
+---------------+
| Menu | |Headline News | |National | |International |
|Software |
|Instrument |
|Miscellaneous |
|Poll and Vote |
|Recomended Us |
|Search |
+---------------+