Kenangan Terindah saat Razia Narkoba
12 Mar 2006

Di antara sejumlah band baru yang muncul, nama Samsons termasuk paling menonjol. Berbekal debut album Naluri Lelaki, Samsons langsung memikat pendengar. Dua hits mampu dicetaknya, Naluri Lelaki dan Kenangan Terindah. Bagaimana perjalanan band beranggota Bams (vokal), Adri (Bass), Irfan (gitar), Erik (gitar), dan Konde (drum) itu? Berikut wawancara bersama mereka:

Kapan grup band Samsons terbentuk?
Sebelum Samsons, kita pakai nama Equal. Anggotanya enam orang. Vokalisnya ada dua. Salah satunya, cewek. Belum sempat rekaman, vokalis cewek sama drummer memutuskan keluar. Yang cewek harus keluar karena meneruskan studi ke Tiongkok. Sementara itu, drummernya merasa tidak cocok lagi dengan personel yang lain. Tidak lama setelah itu, Konde masuk. Tanggal 14 Juli 2003, Samsons terbentuk.

Kenapa pakai nama Samsons?
Awalnya, kita tidak berniat memakai nama itu. Suatu hari, sebelum mulai rekaman, kita wajib menjalani masa karantina dari perusahaan rekaman di Puncak, Jawa Barat, selama seminggu. Aku selalu bangun paling pagi, lalu main drum saat teman-teman yang lain masih tidur. Lama-lama, mereka merasa terganggu, lalu mengatakan aku rusuh. Mereka bilang, kelakuanku di pagi hari seperti Samson. Nama Samson akhirnya selalu disebut dan secara spontan, kita sepakat untuk memakainya sebagai pengganti Equal.

Kalian bertemu di mana?
Kami teman ngobrol bareng. Kebetulan, kita memiliki tempat untuk berkumpul di Jalan Pangeran Antasari. Dari situlah kita saling kenal, lalu iseng main band.

Apa yang membuat kalian termotivasi untuk main band?
Awalnya, jelas bukan karena uang. Tapi, karena kebetulan semuanya suka bermain musik. Di antara kita punya aliran musik yang berbeda. Ada yang aliran jazz, blues, rock, dan sebagainya. Tapi, benang merahnya aliran pop.

Bagaimana bisa masuk dapur rekaman?
Ketika masih bernama Equal, kita serius latihan. Tapi, bukan untuk manggung atau ikut festival. Melainkan, buat bikin rekaman supaya bisa demo ke perusahaan rekaman. Setahun mengumpulkan materi dan tiga bulan rekaman dengan modal sendiri.

Hasil rekamannya dikirim ke mana saja?
Selain ke perusahaan rekaman, kita juga kirim ke salah satu majalah remaja dan radio di Jakarta. Kebetulan, majalah dan radio itu sedang membuat kompetisi. Di luar dugaan, kita selalu masuk jajaran Top 10. Tidak lama setelah itu, kita diterima salah satu perusahaan rekaman.

Bagaimana rasanya, ketika lagu Samsons banyak disuka masyarakat?
Kita senang, mendapat apresiasi dari masyarakat. Yang menilai baik dan buruknya kita, kan, orang lain. Jadi, kejutan banget buat kita bisa diterima pendengar musik di Indonesia.

Aktivitas kalian di luar ngeband apa saja, sih?
Kebetulan, kita semua masih kuliah. Jadi, di luar band ini, aktivitas kita sama seperti mahasiswa yang lain. Belajar dan nongkrong di kampus. Jadwal kuliah tidak terganggu. Soalnya, kita sepakat antara kuliah dan ngeband diusahakan supaya tidak tabrakan jadwalnya.

Pengalaman menarik apa yang pernah didapat?
Semuanya menarik. Tapi, ketika di Makassar pernah dapat pengalaman yang kurang menyenangkan. Waktu itu, kita manggung di tempat terbuka. Penonton asyik dan atraktif. Di akhir acara, ketika kita membawakan lagu Kenangan Terindah, polisi datang membawa mobil kakus (WC). Mereka bilang, ada razia narkoba. Tiba-tiba, petugas itu mencabut stop kontak yang mengalirkan listrik ke panggung. Konser terhenti karena tidak ada satu pun alat musik yang bisa dimainkan. Terus, petugas itu menarik satu per satu penonton untuk melakukan tes urine. Keadaan menjadi ricuh. Tapi, pertunjukan harus tetap dilanjutkan. Akhirnya, kita terpaksa mengiringi ribuan penonton yang tawuran dengan lagu Kenangan Terindah. Sebenarnya, kita nggak tega, tapi kan harus profesional.

Apa misi Samsons ke depan?
Untuk jangka pendek, kita berusaha untuk diterima sepenuhnya oleh masyarakat pencinta musik di tanah air. Untuk jangka panjang, kita berusaha dan berharap jadi legenda. Kita ingin, lagu-lagu kita dikenang sampai kapan pun.

[Print]

Send news

Your email Your friend's email

:: New Comment ::
Name:
Email: (optional)

smile:

smile wink wassat tongue laughing happy sad angry dry crying
love hah ninja blink question 

| Forget Me

Theme


Google
 
Web MusikIndo.com